Saturday, May 4, 2013

Manajemen Bisnis; 16 Strategi Zhuge Liang (Sixteen Strategies Of Zhuge Liang) 

1. Memerintah NegaraMenjadi setepat Bintang Utara.Tahukah Anda bahwa memerintah negara sama seperti mengurus keluarga?Anda harus memiliki dasar yang benar. Sekali Anda benar, sisanyatidak akan salah. Dasar dari suatu keluarga adalah kepala keluarga,dasar dari suatu negara adalah kepala negara.Dalam memerintah negara, pemerintah sama seperti Bintang Utara,memimpin jalan. Karena itu, kepemimpinan yang kuat dan stabilserta rencana yang matang merupakan dasar bagi pertumbuhansuatu negara atau organisasi.Setiap negara yang kuat dan makmur selalu memiliki penguasa yang bijak.Seperti Bintang Utara, posisinya harus tetap benar untuk memberikan arah.Ia yang tak tentu arah, bodoh, dan pengecut, akan gagal dalam apa punyang dilakukannya.Sebenarnya, kepemimpinan yang baik dan mantap tak dapat dipisahkandalam suatu organisasi bisnis. Pemimpin harus sanggup menangkap kesempatanyang muncul dan menyelesaikannya.

2. Hubungan antara Penguasa dan BawahanJadikan rasa hormat dan kesetiaan penghubung antara penguasa dan bawahannya.Penguasa harus memperlakukan bawahan dengan baik. Bawahan harus melayani penguasa dengan setia. Penguasa harus memperlakukan bawahan dengan adil.Bawahan harus melayani penguasa dengan patuh.Penguasa tidak hanya memerintah bawahan, tapi juga menunjukkan perhatian,perlindungan dan penghargaan. Seorang penguasa harus baik terhadap bawahandan menghormati perasaannya. Bawahan harus menganggap kesetiaan sebagaikebajikan. Penguasa yang tidak mempercayai bawahan akan berakhir sendirian.Seorang penguasa yang bekerja dengan dekat dan rajin bersama bawahan akanselalu harmonis. Ini juga berlaku bagi seluruh eselon dari sebuah perusahaan.

3. Memperhatikan dan MendengarkanMenjadi pemimpin yang menguasai situasi dengan baik.Seorang penguasa harus membuka lebar mata dan telinga agar dapat menguasaisituasi negara dengan baik.Anda tidak dapat mengatakan berpandangan tajam jika tak bisa melihatkesulitan bawahn. Anda tak bisa menyatakan berpendengaran tajam jika tak bisamendengar rintihan bawahan.

4. Menerima SaranMenerima ide orang lain.Kata-kata manis tidak dalam tapi dangkal.Seorang penguasa bijak harus bisa menerima saran, ide bahkan kritik dariorang lain. Seorang penguasa yang cakap harus mempunyai pegawai yang jujurdan lurus di sampingnya. Seorang penguasa yang bodoh hanya memiliki bawahanyang penjilat di sekitarnya.Obat yang baik terasa pahit dan saran yang baik juga demikian.Sungguh terpuji seseorang yang berkedudukan tinggi seperti Kaisar / GM dapatmenerima kritik pedas.

5. MemahamiMemahami masalah sepenuhnya dan membuat batasan antara yang benar dan yang salah.Pejabat yang setia dan yang jahat berbeda tapi sulit mengatakannya dari penampilansaja. Orang akan salah jika hanya mendasarkan pada perkataan dan sikap luar saja.Seorang penguasa harus berhati-hati saat memutuskan apakah benar atau salah.

6. Mengatur OrangDidiklah rakyat untuk memenangkannya.Seorang penguasa harus membiarkan bawahannya mengetahui tujuan dan rencananyasehingga mereka memahami kebijakan pemerintah. Pemerintah harus pertama-tamamendirikan seperangkat hukum yang jelas. Hukum harus diketahui sampai ke seluruh negeri. Bila rakyat bersatu, mereka dapat memenangkan pertempuran.Seorang pemimpin harus membuat rakyatnya mengerti dengan jelas kebijakandan tujuan pemerintah. Hanya dengan demikian ia mendapat dukungan dan pengertianrakyatnya.

7. Pemilihan OrangCarilah yang berguna dan pekerjakan yang bebakat.Salah satu cara penting memerintah negara adalah menempatkan orang yang mampudan jujur pada posisi kunci untuk mengatasi penjilat yang licik dan penjahatyang tamak.Inti dari memelihara kesehatan adalah pengaturan nafas dan membangun energivital. Inti dari memerintah negara adalah mencari yang berguna dan mempekerjakanyang cakap. Negara dengan pemimpin yang cakap adalah seperti rumah yang ditopangtiang-tiangnya.

8. Evaluasi KinerjaPromosikan yang berjasa dan pecat yang kurang mampu.Jika seorang penguasa ingin istananya bersih dari korupsi dan negaranya kuatdan makmur, penting untuk mengevaluasi kinerja bawahannya. Kriteria apa yang dipakai dalam menaikkan pangkat atau memecat pejabat?Kriterianya adalah apakah mereka dapat memberikan kontribusi bagi keberhasilanorganisasi. Sangat berbahaya jika dipengaruhi oleh perasaan dan kesukaan pribadi.

9. Administrasi MiliterRencanakan dengan baik dan menangkan dengan strategi yang benar.Memobilisasi tentara, memulai peperangan dan membela negara merupakan masalahpenting yang tak boleh diputuskan tergesa-gesa.

10. Hadiah dan HukumanBerikanlah hadiah dan hukuman untuk membentuk pemerintahan yang bersih dan efesien.Hadiah tak tergantung pada kedudukan tapi jasa Anda. Hukuman harus dilaksanakantanpa pengecualian.Penguasa yang baik akan mendorong orang-orangnya mengemukakan pendapat denganmemberikan hadiah dan hukuman. Hasilnya, orang-orangnya dapat memberikan bantuanterbaik dalam usaha menyatukan negara.

11. Saat EmosiJangan menuruti emosi.Seorang penguasa harus tetap bisa menguasai emosinya dan mengendalikan diri.Seorang penguasa harus berwibawa dan tak cepat marah. Dia boleh menunjukkankemarahan tapi tidak kehilangan akal sehat. Ia boleh bergembira tapi tidakberkelebihan. Ia juga tak boleh tenggelam dalam masalah pribadi dan melupakanpemerintahan negara.

12. Mengendalikan KekacauanBerhati-hati saat menghadapi situasi kacau.> Apa yang harus dilakukan saat pemerintahan sedang kacau?Pertama, kurangi jumlah staf dan kenakan disiplin ketat.> Ok, segera dilakukan.Jika perbaikan tidak dilaksanakan dengan benar atau terburu-buru,akan terjadi kekacauan yang lebih besar. Reformasi harus dilaksanakandengan hati-hati sesuai dengan kondisi yang ada di negara dan keinginan rakyat.

13. Pendidikan dan PerintahKoreksi diri sebelum mengeluarkan perintah.Seorang penguasa yang malas tapi keras terhadap bawahan berarti menerapkankebijakan yang buruk.Seorang penguasa yang tegas pada dirinya sebelum mengeluarkan perintahkepada bawahan berarti mempraktikkan kebijakan yang baik.Seorang penguasa yang tidak mempraktikkan apa yang dikatakannya akankesulitan menerapkan perintah. Bila perintah tak dilaksanakan akan terjadikekacauan.Penting untuk memberi contoh. Koreksi dirimu sebelum mengoreksi orang lain.Ini adalah prinsip kepemimpinan yang sederhana dan efektif tapi sering dilupakan.

14. Menghadapi KesulitanBertindak tepat mengatasi masalah sebelum berkembang.Negara harus punya hukum seperti keluarga mempunyai peraturan. Hukum danperaturan harus dipatuhi sejak dibuat.Jika melakukan tindakan yang benar sejak awal, tidak akan mengalami begitubanyak kerugian / kesulitan.

15. Melihat ke DepanBerpandangan jauh ke depan dan membuat rencana dengan teliti.Seorang penguasa yang berpandangan pendek atau tidak membuat rencana denganteliti akan penuh kecemasan.16. PengamatanMembuat komitmen untuk sukses.Anda tak perlu pergi ke sungai untuk mandi bila Anda dapat mencuci kotoran di tubuh Anda sendiri. Anda tak perlu kuda unggulan selama ia dapat berlaricepat. Seorang penguasa harus menempatkan orang yang berbakat sehingga merekadapat melakukan yang terbaik demi negaranya, tidak perduli status ekonomi dll.Orang yang berbeda memiliki pengalaman dan kemampuan yang berbeda pula. Pemimpinyang pintar harus mempergunakan sepenuhnya bakat berbagai orang tersebut untukmengatasi kesulitan. Kelihatannya setiap orang memiliki kesempatan untuk berhasil. Kita tak boleh menyerah begitu saja.

0 comments:

Post a Comment

Recent Posts

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More