Semua bencana ini menyengat benak pikiran kita: adakah hari esok yang tenang, damai dan aman?Atau yang lebih ekstrem lagi: adakah hari esok itu?Kalau tidak ada hari esok, apakah yang akan kita lakukan? Kalau pun ada hari esok, apa pula yang akan kita lakukan?Dalam Shi Si Er Zhang Jing (Sutra 42 Bab),Buddha bertanya pada salah satu siswa, “Hidup manusia itu berapa lama?” Siswa itu menjawab, “Beberapa hari.” Buddha berkata, “Kamu belum memahami Jalan.” Buddha bertanya pada siswa yang lain, “Hidup manusia itu berapa lama?” Siswa itu menjawab, “Sepanjang waktu makan.” Buddha berkata, “Kamu belum memahami Jalan.” Buddha bertanya pada siswa yang lain lagi, “Hidup manusia itu berapa lama?”Siswa menjawab, “Dalam satu tarikan nafas.” Buddha berkata, “Sadhu, kamu memahami Jalan.”Hidup kita yang berharga...